<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jangwahyu's Weblog</title>
	<atom:link href="http://gaulwahyu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gaulwahyu.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jan 2009 13:43:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gaulwahyu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jangwahyu's Weblog</title>
		<link>http://gaulwahyu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gaulwahyu.wordpress.com/osd.xml" title="Jangwahyu&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gaulwahyu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Akibat Berbuat Maksiat</title>
		<link>http://gaulwahyu.wordpress.com/2009/01/06/akibat-berbuat-maksiat/</link>
		<comments>http://gaulwahyu.wordpress.com/2009/01/06/akibat-berbuat-maksiat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 13:40:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jangwahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gaulwahyu.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[الحمد لله ربِّ العالمين والْعاقِبَةُ لِلْمُتَّقين ولا عُدْوانَ إلَّا عَلى الظَّالمِين وأشهد أنْ لا إله إلاالله وحده لا شريك له ربَّ الْعالمين وإلَهَ المُرْسلين وقَيُّوْمَ السَّمواتِ والأَرَضِين وأشهد أن محمدا عبده ورسوله المبعوثُ بالكتابِ المُبين الفارِقِ بَيْنَ الهُدى والضَّلالِ والْغَيِّ والرَّشادِ والشَّكِّ وَالْيَقِين والصَّلاةُ والسَّلامُ عَلى حَبِْيبِنا و شَفِيْعِنا مُحمَّدٍ سَيِّدِ المُرْسلين و إمامِ المهتَدين [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gaulwahyu.wordpress.com&amp;blog=5191717&amp;post=35&amp;subd=gaulwahyu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false         &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="arabic">
<p class="arabic">الحمد لله ربِّ العالمين والْعاقِبَةُ لِلْمُتَّقين ولا عُدْوانَ إلَّا عَلى الظَّالمِين</p>
<p class="arabic">وأشهد أنْ لا إله إلاالله وحده لا شريك له ربَّ الْعالمين وإلَهَ المُرْسلين وقَيُّوْمَ السَّمواتِ والأَرَضِين</p>
<p class="arabic">وأشهد أن محمدا عبده ورسوله المبعوثُ بالكتابِ المُبين الفارِقِ بَيْنَ الهُدى والضَّلالِ والْغَيِّ والرَّشادِ والشَّكِّ وَالْيَقِين</p>
<p class="arabic">والصَّلاةُ والسَّلامُ عَلى حَبِْيبِنا و شَفِيْعِنا مُحمَّدٍ سَيِّدِ المُرْسلين و إمامِ المهتَدين و قائِدِ المجاهدين وعلى آله وصحبه أجمعين.أما بعد،</p>
<p class="arabic">فياأيها المسلمون أوصيكم وإياي بتقوى الله عز وجل والتَّمَسُّكِ بهذا الدِّين تَمَسُّكًا قَوِيًّا</p>
<p class="arabic">فقال الله تعالى في كتابه الكريم، أعوذ بالله من الشيطان الرجيم “يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ “</p>
<p class="arabic">قَالَ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم : « إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا أَذْنَبَ كَانَتْ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فِى قَلْبِهِ فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ صُقِلَ قَلْبُهُ فَإِنْ زَادَ زَادَتْ فَذَلِكَ الرَّانُ الَّذِى ذَكَرَهُ اللَّهُ فِى كِتَابِهِ ( كَلاَّ بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ) ».</p>
<p><strong>dakwatuna.com &#8211; </strong><em>“Seorang mukmin jika berbuat satu dosa, maka ternodalah hatinya dengan senoktah warna hitam. Jika dia bertobat dan beristighfar, hatinya akan kembali putih bersih. Jika ditambah dengan dosa lain, noktah itu pun bertambah hingga menutupi hatinya. Itulah karat yang disebut-sebut Allah dalam ayat, “Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka.”</em> (HR Tarmidzi)</p>
<p>Ma’asyiral muslimin rahimakumullah…</p>
<p>Tahukah Anda sekalian apa akibat yang menimpa diri kita jika kita melakukan maksiat? Ibnu Qayyim Al-Jauziyah telah meneliti tentang hal ini. Menurutnya, ada 22 akibat yang akan menimpa diri kita. Karena itu, renungkahlah, wahai orang-orang yang berakal!</p>
<p><strong>Akibat yang pertama adalah maksiat akan menghalangi diri kita untuk mendapatkan ilmu pengetahuan</strong><span class="arabic1"> (حُرْماََنُ الْعٍلْمِ)</span></p>
<p>Jama’ah yang dimuliakan Allah….</p>
<p>Ilmu adalah cahaya yang dipancarkan ke dalam hati. Tapi ketahuilah, kemaksiatan dalam hati kita dapat menghalangi dan memadamkan cahaya itu. Suatu ketika Imam Malik melihat kecerdasan dan daya hafal Imam Syafi’i yang luar biasa. Imam Malik berkata, “Aku melihat Allah telah menyiratkan dan memberikan cahaya di hatimu, wahai anakku. Janganlah engkau padamkan cahaya itu dengan maksiat.”</p>
<p>Perhatikan, wahai Saudaraku sekalian, Imam Malik menunjukkan kepada kita bahwa pintu ilmu pengetahuan akan tertutup dari hati kita jika kita melakukan maksiat.</p>
<p><strong>Akibat yang kedua adalah maksiat akan menghalangi Rezeki</strong><span class="arabic1"> ((حُرْمَانُ الرِزْقِ</span></p>
<p>Ma’asyiral muslimin rahimakumullah….</p>
<p>Jika ketakwaan adalah penyebab datangnya rezeki, maka meninggalkan ketakwaan berarti menimbulkan kefakiran. Rasulullah saw. pernah bersabda, “<em>Seorang hamba dicegah dari rezeki akibat dosa yang diperbuatnya.” </em>(HR. Ahmad)</p>
<p>Karena itu, wahai Saudaraku sekalian, kita harus meyakini bahwa takwa adalah penyebab yang akan mendatangkan rezeki dan memudahkan rezeki kita. Jika saat ini kita merasakan betapa sulitnya mendapatkan rezeki Allah, maka tinggalkan kemaksiatan! Jangan kita penuhi jiwa kita dengan debu-debu maksiat.</p>
<p>Jama’ah yang dimuliakan Allah….</p>
<p><strong>Akibat ketiga, maksiat membuat kita berjarak dengan Allah.</strong></p>
<p>Diriwayatkan ada seorang laki-laki yang mengeluh kepada seorang arif tentang kesunyian jiwanya. Sang arif berpesan, “Jika kegersangan hatimu akibat dosa-dosa, maka tinggalkanlah perbuatan dosa itu. Dalam hati kita, tak ada perkara yang lebih pahit daripada kegersangan dosa di atas dosa.”</p>
<p><strong>Akibat maksiat yang keempat adalah kita akan punya jarak dengan orang-orang baik.</strong></p>
<p>Semakin banyak dan semakin berat maksiat yang kita lakukan, akan semakin jauh pula jarak kita dengan orang-orang baik. Sungguh jiwa kita akan kesepian. Sunyi. Dan jiwa kita yang gersang tanpa sentuhan orang-orang baik itu, akan berdampak pada hubungan kita dengan keluarga, istri, anak-anak, dan bahkan hati nuraninya sendiri. Seorang salaf berkata, “Sesungguhnya aku bermaksiat kepada Allah, maka aku lihat pengaruhnya pada perilaku binatang (kendaraan) dan istriku.”</p>
<p><strong>Akibat kelima, maksiat membuat sulit semua urusan kita</strong><span class="arabic1"> ((تَعْسِيْرُ أُمُوْرِهِ</span></p>
<p>Ma’asyiral muslimin rahimakumullah….</p>
<p>Jika ketakwaan dapat memudahkan segala urusan, maka kemaksiatan akan mempesulit segala urusan pelakunya. Ketaatan adalah cahaya, sedangkan maksiat adalah gelap gulita. Ibnu Abbas r.a. berkata, “Sesungguhnya perbuatan baik itu mendatangkan kecerahan pada wajah dan cahaya pada hati, kekuatan badan dan kecintaan. Sebaliknya, perbuatan buruk itu mengundang ketidakceriaan pada raut muka, kegelapan di dalam kubur dan di hati, kelemahan badan, susutnya rezeki dan kebencian makhluk.”</p>
<p>Begitulah, wahai Saudaraku, jika kita gemar bermaksiat, semua urusan kita akan menjadi sulit karena semua makhluk di alam semesta benci pada diri kita. Air yang kita minum tidak ridha kita minum. Makanan yang kita makan tidak suka kita makan. Orang-orang tidak mau berurusan dengan kita karena benci.</p>
<p>Jama’ah yang dimuliakan Allah….</p>
<p><strong>Akibat keenam, maksiat melemahkan hati dan badan </strong><span class="arabic1">((أَنَ المَعاَ صِي تُوْهِن القَلْب َ و الْبَدَنَ</span></p>
<p>Kekuatan seorang mukmin terpancar dari kekuatan hatinya. Jika hatinya kuat, maka kuatlah badannya. Tapi pelaku maksiat, meskipun badannya kuat, sesungguhnya dia sangat lemah. Tidak ada kekuatan dalam dirinya.</p>
<p>Wahai Saudaraku, lihatlah bagaimana menyatunya kekuatan fisik dan hati kaum muslimin pada diri generasi pertama. Para sahabat berhasil mengalahkan kekuatan fisik tentara bangsa Persia dan Romawi padahal para sahabat berperang dalam keadaan berpuasa!</p>
<p><strong>Akibat maksiat yang ketujuh adalah kita terhalang untuk taat</strong><span class="arabic1">(حُرْماَن الطاَعَةِ)</span></p>
<p>Orang yang melakukan dosa dan maksiat cenderung untuk tidak taat. Orang yang berbuat masiat seperti orang yang satu kali makan, tetapi mengalami sakit berkepanjangan. Sakit itu menghalanginya dari memakan makanan lain yang lebih baik. Begitulah. Jika kita hobi berbuat masiat, kita akan terhalang untuk berbuat taat.</p>
<p>Saudaraku yang dimuliakan Allah….</p>
<p><strong>Maksiat memperpendek umur dan menghapus keberkahan</strong><span class="arabic1">أنَ المَعاَ صِي تَقْصرُ العُمْرَ وبرَكَتَُهُ</span><br />
Ini akibat maksiat yang kedelapan. Pada dasarnya, umur manusia dihitung dari masa hidupnya. Padahal, tidak ada kehidupan kecuali jika hidup itu dihabiskan untuk ketaatan, ibadah, cinta, dan dzikir kepada Allah serta mencari keridhaan-Nya.</p>
<p>Jika usia kita saat ini 40 tahun. Tiga per empatnya kita isi dengan maksiat. Dalam kacamata iman, usia kita tak lebih hanya 10 tahun saja. Yang 30 tahun adalah kesia-siaan dan tidak memberi berkah sedikitpun. Inilah maksud pendeknya umur pelaku maksiat.</p>
<p>Sementara, Imam Nawawi yang hanya diberi usia 30 tahun oleh Allah swt. Usianya begitu panjang. Sebab, hidupnya meski pendek namun berkah. Kitab Riyadhush Shalihin dan Hadits Arbain yang ditulisnya memberinya keberkahan dan usia yang panjang, sebab dibaca oleh manusia dari generasi ke generasi hingga saat ini dan mungkin generasi yang akan datang.</p>
<p>Ma’asyiral muslimin rahimakumullah….</p>
<p><strong>Akibat kesembilan, maksiat menumbuhkan maksiat lain</strong><span class="arabic1">ان المَعاصِي تَزْرَع أَمْثالها) )</span></p>
<p>Seorang ulama salaf berkata, jika seorang hamba melakukan kebaikan, maka hal tersebut akan mendorongnya untuk melakukan kebaikan yang lain dan seterusnya. Dan jika seorang hamba melakukan keburukan, maka dia pun akan cenderung untuk melakukan keburukan yang lain sehingga keburukan itu menjadi kebiasaan bagi pelakunya.</p>
<p>Karena itu, hati-hatilah, Saudaraku. Jangan sekali-kali mencoba berbuat maksiat. Kalian akan ketagihan dan tidak bisa lagi berhenti jika sudah jadi kebiasaan!</p>
<p><strong>Maksiat mematikan bisikan hati nurani </strong><span class="arabic1">(ضْعِفُ القَلْبَ)</span></p>
<p>Ini akibat berbuat maksiat yang kesepuluh. Maksiat dapat melemahkan hati dari kebaikan. Dan sebaliknya, akan menguatkan kehendak untuk berbuat maksiat yang lain. Maksiat pun dapat memutuskan keinginan hati untuk bertobat. Inilah yang menjadikan penyakit hati paling besar: kita tidak bisa mengendalikan hati kita sendiri. Hati kita menjadi liar mengikuti jejak maksiat ke maksiat yang lain.</p>
<p><strong>Jika sudah seperti itu, hati kita akan melihat maksiat begitu indah. Tidak ada keburukan sama sekali </strong><span class="arabic1">((أَنْ يَنْسَلِخَ مِنَ القَلْبِ إسْتٌقْبَاحُها</span></p>
<p>Jama’ah yang dimuliakan Allah….</p>
<p>Itulah akibat maksiat yang kesebelas. Tidak ada lagi rasa malu ketika berbuat maksiat. Jika orang sudah biasa berbuat maksiat, ia tidak lagi memandang perbuatan itu sebagai sesuatu yang buruk. Tidak ada lagi rasa malu melakukannya. Bahkan, dengan rasa bangga ia menceritakan kepada orang lain dengan detail semua maksiat yang dilakukannya. Dia telah menganggap ringan dosa yang dilakukannya. Padahal dosa itu demikian besar di mata Allah swt.</p>
<p><strong>Para pelaku maksiat yang seperti itu akan menjadi para pewaris umat yang pernah diazab Allah swt.</strong></p>
<p>Ini akibat kedua belas yang menimpa pelaku maksiat.<span class="arabic1"> ميْراَثٌ عَن ْ أُمَةٍ منَ الأُمَمِ التِي أهْلَكَهاَ اللهُ</span></p>
<p>Homoseksual adalah maksiat warisan umat nabi Luth a.s. Perbuatan curang dengan mengurangi takaran adalah maksiat peninggalan kaum Syu’aib a.s. Kesombongan di muka bumi dan menciptakan berbagai kerusakan adalah milik Fir’aun dan kaumnya. Sedangkan takabur dan congkak merupakan maksiat warisan kaum Hud a.s.</p>
<p>Dengan demikian, kita bisa simpulkan bahwa pelaku maksiat zaman sekarang ini adalah pewaris kaum umat terdahulu yang menjadi musuh Allah swt. Dalam musnad Imam Ahmad dari Ibnu Umar disebutkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “<em>Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongannya.”</em> Na’udzubillahi min dzalik! Semoga kita bukan salah satu dari mereka.</p>
<p>Ma’asyiral muslimin rahimakumullah….</p>
<p><strong>Akibat berbuat maksiat yang ketiga belas adalah maksiat menimbulkan kehinaan dan mewariskan kehinadinaan (</strong><span class="arabic1">(أن َ الْمَعْصِيةَ سَبَبٌ لِهَوانِ العَبْد وَسُقُوطُه مِن ْ عَيْنِهِ</span></p>
<p>Kehinaan itu tidak lain adalah akibat perbuatan maksiat kepada Allah sehingga Allah pun menghinakannya. <em>“Dan barangsiapa yang dihinakan Allah, maka tidak seorang pun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.” </em>(Al-Hajj:18). Sedangkan kemaksiatan itu akan melahirkan kehinadinaan. Karena, kemuliaan itu hanya akan muncul dari ketaatan kepada Allah swt. <em>“Barang siapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuliaan itu</em>….” (Al-Faathir:10). Seorang Salaf pernah berdoa, “Ya Allah, anugerahilah aku kemuliaan melalui ketaatan kepada-Mu; dan janganlah Engkau hina-dinakan aku karena aku bermaksiat kepada-Mu.”</p>
<p><strong>Akibat keempat belas, maksiat merusak akal kita </strong><span class="arabic1">اِنَ اْلمَعَاصِي تُفْسِدُ الْعَقْلَ))</span></p>
<p>Saudaraku yang dimuliakan Allah….</p>
<p>Tidak mungkin akal yang sehat lebih mendahulukan hal-hal yang hina. Ulama salaf berkata, seandainya seseorang itu masih berakal sehat, akal sehatnya itu akan mencegahnya dari kemaksiatan kepada Allah. Dia akan berada dalam genggaman Allah, sementara malaikat menyaksikan, dan nasihat Al-Qur’an pun mencegahnya, begitu pula dengan nasihat keimanan. Tidaklah seseorang melakukan maksiat, kecuali akalnya telah hilang!</p>
<p><strong>Akibat kelima belas, maksiat menutup hati.</strong></p>
<p>Allah berfirman, <em>“Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka.”</em> (Al-Muthaffifiin:14). Imam Hasan mengatakan hal itu sebagai dosa yang berlapis dosa. Ketika dosa dan maksiat telah menumpuk, maka hatinya pun telah tertutup.</p>
<p><strong>Akibat keenam belas, pelaku maksiat mendapat laknat Rasulullah saw</strong>.</p>
<p>Saudaraku sekalian, Rasulullah saw. melaknat perbuatan maksiat seperti mengubah petunjuk jalan, padahal petunjuk jalan itu sangat penting (HR Bukhari); melakukan perbuatan homoseksual (HR Muslim); menyerupai laki-laki bagi wanita dan menyerupai wanita bagi laki-laki; mengadakan praktik suap-manyuap (HR Tarmidzi), dan sebagainya. Karena itu, tinggalkanlah semua itu!</p>
<p><strong>Akibat ketujuh belas, maksiat menghalangi syafaat Rasulullah dan Malaikat.</strong></p>
<p>Kecuali, bagi mereka yang bertobat dan kembali kepada jalan yang lurus. Allah swt. berfirman, <em>“(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman seraya mengucapkan: ‘Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyla-nyala. Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang shalih d iantara bapak-bapak mereka, istri-istri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan.”</em> (Al-Mukmin: 7-9)</p>
<p><strong>Akibat kedelapan belas, maksiat melenyapkan rasa malu.</strong></p>
<p>Padahal, malu adalah pangkal kebajikan. Jika rasa malu telah hilang dari diri kita, hilangkah seluruh kebaikan dari diri kita. Rasulullah bersabda, <em>“Malu itu merupakan kebaikan seluruhnya. Jika kamu tidak merasa malu, berbuatlah sesukamu.” </em>(HR. Bukhari)</p>
<p>Ma’asyiral muslimin rahimakumullah….</p>
<p><strong>Akibat kesembilan belas, maksiat yang kita lakukan adalah bentuk meremehkan Allah.</strong></p>
<p>Jika kita melakukan maksiat, disadari atau tidak, rasa untuk mengagungkan Allah perlahan-lahan lenyap dari hati kita. Ketika kita bermaksiat, kita sadari atau tidak, kita telah menganggap remeh adzab Allah. Kita mengacuhkan bahwa Allah Maha Melihat segala perbuatan kita. Sungguh ini kedurhakaan yang luar biasa!</p>
<p>Saudaraku yang dimuliakan Allah….</p>
<p><strong>Maksiat memalingkan perhatian Allah atas diri kita. Ini akibat yang kedua puluh.</strong></p>
<p>Allah akan membiarkan orang yang terus-menerus berbuat maksiat berteman dengan setan. Allah berfirman, <em>“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.”</em> (Al-Hasyir: 19)</p>
<p><strong>Maksiat melenyapkan nikmat dan mendatangkan azab. Ini akibat yang kedua puluh satu.</strong></p>
<p>Allah berfirman, <em>“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).”</em> (Asy-Syura: 30)</p>
<p>Ali r.a. berkata, “Tidaklah turun bencana melainkan karena dosa. Dan tidaklah bencana lenyap melainkan karena tobat.” Karena itu, bukankah sekarang waktunya bagi kita untuk segera bertobat dan berhenti dari segala maksiat yang kita lakukan?</p>
<p><strong>Dan akibat yang terakhir, yang kedua puluh dua, maksiat memalingkan diri kita dari sikap istiqamah.</strong></p>
<p>Kita hidup di dunia ini sebenarnya bagaikan seorang pedagang. Dan pedagang yang cerdik tentu akan menjual barangnya kepada pembeli yang sanggup membayar dengan harga tinggi. Saudaraku, siapakah yang sanggup membeli diri kita dengan harga tinggi selain Allah? Allah-lah yang mampu membeli diri kita dengan bayaran kehidupan surga yang abadi. Jika seseorang menjual dirinya dengan imbalan kehidupan dunia yang fana, sungguh ia telah tertipu!<em> </em></p>
<p>Ma’asyiral muslimin rahimakumullah….</p>
<p>Renungkan! Renungkan…! Semoga Allah menjaga kita semua dari perbuatan maksiat. Amin.</p>
<p class="arabic">بارك الله لنا ولكم في القرآن العظيم ونفعنا وإياكم بما فيه من الآيات و الذكرالحكيم فاستغفروا الله فإنه هو الغفور الرحيم</p>
<p class="MsoNormal">dikutip dari</p>
<p class="arabic">DAKWATUNA.COM</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gaulwahyu.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gaulwahyu.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gaulwahyu.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gaulwahyu.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gaulwahyu.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gaulwahyu.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gaulwahyu.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gaulwahyu.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gaulwahyu.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gaulwahyu.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gaulwahyu.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gaulwahyu.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gaulwahyu.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gaulwahyu.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gaulwahyu.wordpress.com&amp;blog=5191717&amp;post=35&amp;subd=gaulwahyu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gaulwahyu.wordpress.com/2009/01/06/akibat-berbuat-maksiat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52378fb6cb4cdbc8df274ea4c59687b9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jangwahyu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konfensi Iblis</title>
		<link>http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/29/konvensi-iblis/</link>
		<comments>http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/29/konvensi-iblis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 07:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jangwahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gaulwahyu.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit renungan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;disela kesibukan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; Dalam suatu Konfensi iblis, syaitan dan jin, dikatakan: &#8220;Kita tidak dapat melarang kaum muslim ke Mesjid&#8221;, &#8220;Kita tidak dapat melarang mereka membaca Al-Qur&#8217;an dan mencari kebenaran&#8221;, &#8220;Bahkan kita tidak dapat melarang mereka mendekatkan diri dengan Tuhan mereka Allah dan Pembawa risalahNya Muhammad&#8221;, &#8220;Pada saat mereka melakukan hubungan dengan Allah, maka kekuatan kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gaulwahyu.wordpress.com&amp;blog=5191717&amp;post=31&amp;subd=gaulwahyu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="color:black;">Sedikit renungan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;disela kesibukan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</span></p>
<p>Dalam suatu Konfensi iblis, syaitan dan jin, dikatakan: &#8220;Kita tidak dapat melarang kaum muslim ke Mesjid&#8221;, &#8220;Kita tidak dapat melarang mereka membaca Al-Qur&#8217;an dan mencari kebenaran&#8221;, &#8220;Bahkan kita tidak dapat melarang mereka mendekatkan diri dengan Tuhan mereka Allah dan Pembawa risalahNya Muhammad&#8221;, &#8220;Pada saat mereka melakukan hubungan dengan Allah, maka kekuatan kita akan lumpuh.&#8221;</p>
<p>&#8220;Oleh sebab itu, biarkanlah mereka pergi ke Masjid; biarkan mereka tetap<br />
melakukan kesukaan mereka, TETAPI CURI WAKTU MEREKA, sehingga Mereka tidak lagi punya waktu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah&#8221;.</p>
<p>&#8220;Inilah yang akan kita lakukan,&#8221; kata iblis. &#8220;Alihkan perhatian mereka dari<br />
usaha meningkatkan kedekatannya kepada Allah dan awasi terus kegiatannya<br />
sepanjang hari!&#8221;. &#8220;Bagaimana kami melakukannya?&#8221; tanya para hadirin yaitu<br />
iblis, syaitan, dan jin. Sibukkan mereka dengan hal-hal yang tidak penting<br />
dalam kehidupan mereka, dan ciptakan tipudaya untuk menyibukkan fikiran<br />
mereka,&#8221;</p>
<p>Jawab sang iblis &#8220;Rayu mereka agar suka BELANJA, BELANJA DAN BELANJA SERTA BERHUTANG, BERHUTANG DAN BERHUTANG&#8221;.</p>
<p>&#8220;Bujuk para istri untuk bekerja di luar rumah sepanjang hari dan para suami<br />
bekerja 6 sampai 7 hari dalam seminggu, 10 &#8211; 12 jam seminggu, sehingga<br />
mereka merasa bahwa hidup ini sangat kosong.&#8221; &#8220;Jangan biarkan mereka<br />
menghabiskan waktu bersama anak-anak mereka.&#8221;</p>
<p>&#8220;Jika keluarga mereka mulai tidak harmonis, maka mereka akan merasa bahwa<br />
rumah bukanlah tempat mereka melepaskan lelah sepulang dari bekerja&#8221;.<br />
&#8220;Dorong terus cara berfikir seperti itu sehingga mereka tidak merasa ada<br />
ketenangan di rumah.&#8221;</p>
<p>&#8220;Pikat mereka untuk membunyikan radio atau kaset selama mereka<br />
berkendaraan&#8221;. &#8220;Dorong mereka untuk menyetel TV, VCD, CD dan PC di rumah.<br />
Sepanjang hari. Bunyikan musik terus menerus di semua restoran maupun toko2<br />
di dunia ini.&#8221;</p>
<p>&#8220;Hal ini akan mempengaruhi fikiran mereka dan merusak hubungan mereka dengan<br />
Allah dan RasulNya&#8221;</p>
<p>&#8220;Penuhi meja-meja rumah mereka dengan majalah-majalah dan tabloid&#8221;. &#8220;Cekoki<br />
mereka dengan berbagai berita dan gosip selama 24 jam sehari&#8221;.</p>
<p>&#8220;Serang mereka dengan berbagai iklan-iklan di jalanan&#8221;. &#8220;Banjiri kotak surat<br />
mereka dengan informasi tak berguna, katalog-katalog, undian-undian,<br />
tawaran-tawaran dari berbagai macam iklan.</p>
<p>&#8220;Muat gambaran wanita yang cantik itu adalah yang langsing dan berkulit<br />
mulus di majalah dan TV, untuk menggiring para suami berfikir bahwa<br />
PENAMPILAN itu menjadi unsur terpenting, sehingga membuat para suami tidak<br />
tertarik lagi pada istri-istri mereka&#8221;</p>
<p>&#8220;Buatlah para istri menjadi sangat letih pada malam hari, buatlah mereka<br />
sering sakit kepala&#8221;.</p>
<p>&#8220;Jika para istri tidak memberikan cinta yang diinginkan sang suami, maka<br />
akan mulai mencari di luaran&#8221;. &#8220;Hal inilah yang akan mempercepat retaknya<br />
sebuah keluarga&#8221;</p>
<p>&#8220;Terbitkan buku-buku cerita untuk mengalihkan kesempatan mereka untuk<br />
mengajarkan anak-anak mereka akan makna shalat.&#8221;</p>
<p>&#8220;Sibukkan mereka sehingga tidak lagi punya waktu untuk mengkaji bagaimana<br />
Allah menciptakan alam semesta. Arahkan mereka ke tempat-tempat hiburan,<br />
fitness, pertandingan-pertandingan, konser musik dan bioskop.&#8221;</p>
<p>&#8220;Buatlah mereka menjadi SIBUK, SIBUK DAN SIBUK.&#8221; &#8220;Perhatikan, jika mereka<br />
jumpa dengan orang shaleh, bisikkan gosip-gosip dan percakapan tidak<br />
berarti, sehingga percakapan mereka tidak berdampak apa-apa.</p>
<p>&#8220;Isi kehidupan mereka dengan keindahan-keindahan semu yang akan membuat<br />
mereka tidak punya waktu untuk mengkaji kebesaran Allah.&#8221; &#8220;Dan Dengan segera<br />
mereka akan merasa bahwa keberhasilan, kebaikan/kesehatan keluarga adalah<br />
merupakan hasil usahanya yang kuat (bukan atas izin Allah).&#8221;</p>
<p>&#8220;PASTI BERHASIL, PASTI BERHASIL.&#8221; &#8220;RENCANA YANG BAGUS.&#8221; Iblis, syaitan dan jin kemudian pergi dengan penuh semangat melakukan tugas MEMBUAT MUSLIMS MENJADI LEBIH SIBUK, LEBIH KALANG KABUT, DAN SENANG HURA-HURA&#8221;. &#8220;Dan hanya menyisakan sedikit saja waktu buat Allah sang Pencipta.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak lagi punya waktu untuk bersilaturahmi dan saling mengingatkan akan<br />
Allah dan RasulNya&#8221;. Sekarang pertanyaan saya adalah, &#8220;APAKAH RENCANA IBLIS INI AKAN BERHASIL???&#8221;</p>
<p>&#8220;ANDALAH YANG MENENTUKAN..!!!&#8221;</p>
<p>Wassalam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gaulwahyu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gaulwahyu.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gaulwahyu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gaulwahyu.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gaulwahyu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gaulwahyu.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gaulwahyu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gaulwahyu.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gaulwahyu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gaulwahyu.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gaulwahyu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gaulwahyu.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gaulwahyu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gaulwahyu.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gaulwahyu.wordpress.com&amp;blog=5191717&amp;post=31&amp;subd=gaulwahyu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/29/konvensi-iblis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52378fb6cb4cdbc8df274ea4c59687b9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jangwahyu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Jawaban Dengan Tamparan</title>
		<link>http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/29/tiga-jawaban-dengan-tamparan/</link>
		<comments>http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/29/tiga-jawaban-dengan-tamparan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 07:09:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jangwahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gaulwahyu.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Insya Allah Ini ada sebuah kisah yang menarik semoga bermanfaat Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri paman Sam kembali ketanah air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama, kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut. Pemuda: Anda siapa? Dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gaulwahyu.wordpress.com&amp;blog=5191717&amp;post=27&amp;subd=gaulwahyu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Insya Allah Ini ada sebuah kisah yang menarik semoga bermanfaat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri paman Sam kembali ketanah air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama, kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda: Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda: Anda yakin? sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda: Saya punya 3 buah pertanyaan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">2. Apakah yang dinamakan takdir</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">3. Kalau syetan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api,tentu tidak menyakitkan buat syetan Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa anda marah kepada saya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Saya tidak marah&#8230;Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda: Tentu saja saya merasakan sakit</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda: Ya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda: Saya tidak bisa</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama: kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda: Tidak</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda: Tidak</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Itulah yang dinamakan Takdir</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda: kulit</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Terbuat dari apa pipi anda?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda: kulit</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Pemuda: sakit</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Kyai : Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api,Jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan Menjadi tempat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">menyakitkan untuk syeitan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">jazakumullah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:&quot;">Wassalamu&#8217;alaikum Wr Wb</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gaulwahyu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gaulwahyu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gaulwahyu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gaulwahyu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gaulwahyu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gaulwahyu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gaulwahyu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gaulwahyu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gaulwahyu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gaulwahyu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gaulwahyu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gaulwahyu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gaulwahyu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gaulwahyu.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gaulwahyu.wordpress.com&amp;blog=5191717&amp;post=27&amp;subd=gaulwahyu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/29/tiga-jawaban-dengan-tamparan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52378fb6cb4cdbc8df274ea4c59687b9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jangwahyu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bertemu Setan Di Waktu Subuh</title>
		<link>http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/29/pertemuan-yang/</link>
		<comments>http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/29/pertemuan-yang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 07:02:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jangwahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gaulwahyu.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Tazkirah buat semua&#8230;. Ada seorang manusia yang bertemu dengan setan di waktu subuh.Entah bagaimana awalnya, akhirnya mereka berdua sepakat mengikat tali persahabatan. Ketika waktu subuh berakhir dan orang itu tidak mengerjakan solat, maka setan pun sambil tersenyum bergumam, &#8220;Orang ini memang boleh menjadi sahabatku..!&#8221; Begitu juga ketika waktu Zuhur orang ini tidak mengerjakan solat, setan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gaulwahyu.wordpress.com&amp;blog=5191717&amp;post=22&amp;subd=gaulwahyu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[endif]--><!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} pre 	{margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Courier New"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--><span style="font-size:11pt;"> </span> <span style="font-size:11pt;"> </span> <span style="font-size:11pt;"> </span> <span style="font-size:11pt;">Tazkirah buat semua&#8230;.<span> </span>Ada seorang manusia yang bertemu dengan </span> <span style="font-size:11pt;">setan di waktu subuh.Entah bagaimana awalnya, akhirnya mereka berdua sepakat mengikat tali persahabatan. Ketika waktu subuh berakhir dan orang itu tidak mengerjakan solat, maka setan pun sambil tersenyum bergumam, &#8220;Orang ini memang boleh menjadi sahabatku..!&#8221;</span> <span style="font-size:11pt;"> </span> <span style="font-size:11pt;">Begitu juga ketika waktu Zuhur orang ini tidak mengerjakan</span> <span style="font-size:11pt;">solat, setan tersenyum lebar sambil membatin, &#8221; Rupanya inilah bakal teman sejatiku di akhirat nanti..!&#8221;</span> <span style="font-size:11pt;"> </span> <span style="font-size:11pt;">Ketika waktu ashar hampir habis tetapi temannya itu dilihatnya</span> <span style="font-size:11pt;">masih juga asik dengan kegiatannya, setan mulai terdiam&#8230;&#8230;</span> <span style="font-size:11pt;"> </span> <span style="font-size:11pt;">Kemudian ketika datang waktunya magrib, temannya itu ternyata</span> <span style="font-size:11pt;">tidak shalat juga, maka setan nampak mulai gelisah, senyumnya sudah berubah menjadi kecut. Dari wajahnya nampak bahwa ia seolah-olah sedang mengingat-ngingat sesuatu. </span> <span style="font-size:11pt;"> </span> <span style="font-size:11pt;">Dan akhirnya ketika dilihatnya sahabatnya itu tidak juga mengerjakan shalat Isya, maka setan itu sangat panik. Ia rupanya tidak bisa menahan diri lagi, dihampirinya sahabatnya yang manusia itu sambil berkata dengan penuh ketakutan, &#8220;Wahai sobat, aku terpaksa memutuskan<span> </span>persahabatan kita !&#8221; Dengan keheranan manusia ini bertanya, &#8220;Kenapa engkau ingkar janji bukankah baru tadi pagi kita berjanji akan menjadi sahabat ?&#8221;.</span> <span style="font-size:11pt;">&#8220;Aku takut !&#8221;, jawab setan dengan suara gemetar.&#8221;Nenek moyangku saja yang dulu hanya sekali membangkang pada perintah-Nya, yaitu ketika menolak disuruh sujud pada &#8220;Adam&#8221;, telah dilaknat-Nya; apalagi engkau yang hari ini saja kusaksikan telah lima kali</span> <span style="font-size:11pt;">membangkang untuk bersujud pada-Nya (Sujud pada Allah). Tidak terbayangkan olehku bagaimana besarnya murka Allah kepadamu !&#8221;, kata setan sambil beredar pergi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal">&#8220;Sebarkanlah ajaranku walau satu ayat pun&#8221;</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gaulwahyu.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gaulwahyu.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gaulwahyu.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gaulwahyu.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gaulwahyu.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gaulwahyu.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gaulwahyu.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gaulwahyu.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gaulwahyu.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gaulwahyu.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gaulwahyu.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gaulwahyu.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gaulwahyu.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gaulwahyu.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gaulwahyu.wordpress.com&amp;blog=5191717&amp;post=22&amp;subd=gaulwahyu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/29/pertemuan-yang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52378fb6cb4cdbc8df274ea4c59687b9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jangwahyu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian GPS</title>
		<link>http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/16/pengertian-gps/</link>
		<comments>http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/16/pengertian-gps/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 03:15:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jangwahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gaulwahyu.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[GPS (Global Positioning System) adalah sistem satelit navigasi dan penentuan posisi yang dimiliki dan dikelola oleh Amerika Serikat. Sistem ini didesain untuk memberikan posisi dan kecepatan tiga-dimensi serta informasi mengenai waktu, secara kontinyu di seluruh dunia tanpa bergantung waktu dan cuaca, bagi banyak orang secara simultan. Saat ini GPS sudah banyak digunakan orang di seluruh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gaulwahyu.wordpress.com&amp;blog=5191717&amp;post=3&amp;subd=gaulwahyu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>GPS (Global Positioning System) adalah sistem satelit navigasi dan penentuan posisi yang dimiliki dan dikelola oleh Amerika Serikat.<span id="more-3"></span> Sistem ini didesain untuk memberikan posisi dan kecepatan tiga-dimensi serta informasi mengenai waktu, secara kontinyu di seluruh dunia tanpa bergantung waktu dan cuaca, bagi banyak orang secara simultan. Saat ini GPS sudah banyak digunakan orang di seluruh dunia dalam berbagai bidang aplikasi yang menuntut informasi tentang posisi, kecepatan, percepatan ataupun waktu yang teliti. GPS dapat memberikan informasi posisi dengan ketelitian bervariasi dari beberapa millimeter (orde nol) sampai dengan puluhan meter.</p>
<p>————————————————————————————————————————————————–</p>
<p><strong>Kemampuan GPS</strong></p>
<p>Beberapa kemampuan GPS  antara lain dapat memberikan informasi tentang posisi, kecepatan, dan waktu secara cepat, akurat, murah, dimana saja di bumi ini tanpa tergantung cuaca. Hal yang perlu dicatat bahwa GPS adalah satu-satunya sistem navigasi ataupun sistem penentuan posisi dalam beberapa abad ini yang memiliki kemampuan handal seperti itu. Ketelitian dari GPS dapat mencapai beberapa mm untuk ketelitian posisinya, beberapa cm/s untuk ketelitian kecepatannya dan beberapa nanodetik untuk ketelitian waktunya. Ketelitian posisi yang diperoleh akan tergantung pada beberapa faktor yaitu metode penentuan posisi, geometri satelit, tingkat ketelitian data, dan metode pengolahan datanya.</p>
<p>————————————————————————————————————————————————–</p>
<p><strong>Produk yang diberikan GPS</strong></p>
<p>Secara umum produk dari GPS adalah posisi, kecepatan, dan waktu. Selain itu ada beberapa produk lainnya seperti percepatan, azimuth, parameter attitude, TEC (Total Electron Content), WVC (Water Vapour Content), Polar motion parameters, serta beberapa produk yang perlu dikombinasikan dengan informasi eksternal dari sistem lain, produknya antara lain tinggi ortometrik, undulasi geoid, dan defleksi vertikal.</p>
<p>————————————————————————————————————————————————–</p>
<p><strong>Segmen Penyusun Sistem GPS</strong></p>
<p>Secara umum ada tiga segmen dalam sistem GPS yaitu segmen sistem kontrol, segmen satelit, dan segmen pengguna.</p>
<p>Satelit GPS dapat dianalogikan sebagai stasiun radio angkasa, yang diperlengkapi dengan antena-antena untuk mengirim dan menerima sinyal –sinyal gelombang. Sinyal-sinyal ini selanjutnya diterima oleh receiver GPS di/dekat permukaan bumi, dan digunakan untuk menentukan informasi posisi, kecepatan, maupun waktu. Selain itu satelit GPS juga dilengkapi dengan peralatan untuk mengontrol attitude satelit. Satelit-satelit GPS dapat dibagi atas beberapa generasi yaitu ; blok I, blok II, blok IIA, blok IIR dan blok IIF. Hingga april 1999 ada 8 satelit blok II, 18 satelit blok II A dan 1 satelit blok II R yang operasional.</p>
<p>Secara umum segmen sistem kontrol berfungsi mengontrol dan memantau operasional satelit dan memastikan bahwa satelit berfungsi sebagaimana mestinya</p>
<p>Segmen pengguna terdiri dari para pengguna satelit GPS di manapun berada. Dalam hal ini alat penerima sinyal GPS ( GPS receiver ) diperlukan  untuk menerima dan memproses sinyal -sinyal dari satelit GPS untuk digunakan dalam penentuan posisi, kecepatan dan waktu. Komponen utama dari suatu receiver GPS secara umum adalah antena dengan pre-amplifier, bagian RF dengan pengidentifikasi sinyal dan pemroses sinyal, pemroses mikro untuk pengontrolan receiver, data sampling dan pemroses data ( solusi navigasi ), osilator presisi , catu daya, unit perintah dan tampilan, dan memori serta perekam data.</p>
<p>————————————————————————————————————————————————–</p>
<p><strong>Prinsip penentuan posisi dengan GPS</strong></p>
<p>Prinsip penentuan posisi dengan GPS yaitu menggunakan metode reseksi jarak, dimana pengukuran jarak dilakukan secara simultan ke beberapa satelit yang telah diketahui koordinatnya. Pada pengukuran GPS, setiap epoknya memiliki empat parameter yang harus ditentukan : yaitu 3 parameter koordinat X,Y,Z atau L,B,h dan satu parameter kesalahan waktu akibat ketidaksinkronan jam osilator di satelit dengan jam di receiver GPS. Oleh karena diperlukan minimal pengukuran jarak ke empat satelit.</p>
<p>————————————————————————————————————————————————–</p>
<p><strong>Tipe alat (Receiver ) GPS</strong></p>
<p>Ada 3 macam tipe alat GPS, dengan masing-masing memberikan tingkat ketelitian (posisi) yang berbeda-beda.  Tipe alat GPS pertama adalah tipe Navigasi (Handheld, Handy GPS). Tipe nagivasi harganya cukup murah, sekitar 1 &#8211; 4 juta rupiah, namun ketelitian posisi yang diberikan saat ini baru dapat mencapai 3 sampai 6 meter.  Tipe alat  yang kedua adalah tipe geodetik single frekuensi (tipe pemetaan), yang biasa digunakan dalam survey dan pemetaan yang membutuhkan ketelitian posisi sekitar sentimeter sampai dengan beberapa desimeter. Tipe terakhir adalah tipe Geodetik dual frekuensi yang dapat memberikan ketelitian posisi hingga mencapai milimeter. Tipe ini biasa digunakan untuk aplikasi precise positioning seperti pembangunan jaring titik kontrol, survey deformasi, dan geodinamika.  Harga receiver tipe geodetik cukup mahal, mencapai ratusan juta rupiah untuk 1 unitnya.</p>
<p>————————————————————————————————————————————————–</p>
<p><strong>Sinyal dan Bias pada GPS</strong></p>
<p>GPS memancarkan dua sinyal yaitu frekuensi  L1 (1575.42 MHz) dan L2 (1227.60 MHz). Sinyal L1 dimodulasikan dengan dua sinyal pseudo-random yaitu kode P (Protected) dan kode C/A (coarse/aquisition). Sinyal L2 hanya membawa kode P. Setiap satelit mentransmisikan kode yang unik sehingga penerima (receiver GPS) dapat mengidentifikasi sinyal dari setiap satelit. Pada saat fitur ”Anti-Spoofing” diaktifkan, maka kode P akan dienkripsi dan selanjutnya dikenal sebagai kode P(Y) atau kode Y.</p>
<p>Ketika sinyal melalui lapisan atmosfer, maka sinyal tersebut akan terganggu oleh konten dari atmosfer tersebut. Besarnya gangguan di sebut bias.  Bias sinyal yang ada utamanya terdiri dari 2 macam yaitu bias ionosfer dan bias troposfer.  Bias ini harus diperhitungkan (dimodelkan atau diestimasi atau melakukan teknik differencing untuk metode diferensial dengan jarak baseline yang tidak terlalu panjang) untuk mendapatkan solusi akhir koordinat dengan ketelitian yang baik.  Apabila bias diabaikan maka dapat memberikan kesalahan posisi sampai dengan orde meter.</p>
<p>————————————————————————————————————————————————–</p>
<p><strong>Error Source pada GPS</strong></p>
<p>Pada sistem GPS terdapat beberapa kesalahan komponen sistem yang akan mempengaruhi ketelitian hasil posisi yang diperoleh.  Kesalahan-kesalahan tersebut contohnya kesalahan orbit satelit, kesalahan jam satelit, kesalahan jam receiver, kesalahan pusat fase antena, dan multipath. Hal-hal lainnya juga ada yang mengiringi kesalahan sistem seperti efek imaging, dan noise.   Kesalahan ini dapat dieliminir salah satunya dengan menggunakan teknik differencing data.</p>
<p>————————————————————————————————————————————————-</p>
<p><strong>Metoda penentuan posisi dengan GPS</strong></p>
<p>Metoda penentuan posisi dengan GPS pertama-tama terbagi dua, yaitu metoda absolut, dan metoda diferensial.  Masing-masing metoda kemudian dapat dilakukan dengan cara real time dan atau post-processing. Apabila obyek yang ditentukan posisinya diam maka metodenya disebut Statik.  Sebaliknya apabila obyek yang ditentukan posisinya bergerak, maka metodenya disebut kinematik.  Selanjutnya lebih detail lagi kita akan menemukan metoda-metoda seperti SPP, DGPS, RTK, Survei GPS, Rapid statik, pseudo kinematik, dan stop and go, serta masih ada beberapa metode lainnya.</p>
<p>————————————————————————————————————————————————–</p>
<p><strong>Ketelitian Posisi yang diperoleh dari Sistem GPS</strong></p>
<p>Untuk aplikasi sipil, GPS memberikan nilai ketelitian posisi dalam spektrum yang cukup luas, mulai dari meter sampai dengan milimeter.  Sebelum mei 2000 (SA on) ketelitian posisi GPS metode absolut dengan data psedorange mencapai 30 &#8211; 100 meter.  Kemudian setelah SA off ketelitian membaik menjadi 3 &#8211; 6 meter.  Sementara itu Teknik DGPS memberikan ketelitian 1-2 meter, dan teknik RTK memberikan ketelitian 1-5 sentimeter.  Untuk posisi dengan ketelitian milimeter diberikan oleh teknik survai GPS dengan peralatan GPS tipe geodetik dual frekuensi dan strategi pengolahan data tertentu.</p>
<p>————————————————————————————————————————————————-</p>
<p><strong>Aplikasi-aplikasi Teknologi GPS</strong></p>
<p>GPS (Global Positioning System) adalah sistem satelit navigasi yang paling populer dan paling banyak diaplikasikan di dunia pada saat ini, baik di darat, laut, udara, maupun angkasa. Disamping aplikasi-aplikasi militer, bidang-bidang aplikasi GPS yang cukup marak saat ini antara lain meliputi survai pemetaan, geodinamika, geodesi, geologi, geofisik, transportasi dan navigasi, pemantauan deformasi, pertanian, kehutanan, dan bahkan juga bidang olahraga dan rekreasi. Di Indonesia sendiri penggunaan GPS sudah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu dan terus berkembang sampai saat ini baik dalam volume maupun jenis aplikasinya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gaulwahyu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gaulwahyu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gaulwahyu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gaulwahyu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gaulwahyu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gaulwahyu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gaulwahyu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gaulwahyu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gaulwahyu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gaulwahyu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gaulwahyu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gaulwahyu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gaulwahyu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gaulwahyu.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gaulwahyu.wordpress.com&amp;blog=5191717&amp;post=3&amp;subd=gaulwahyu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/16/pengertian-gps/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52378fb6cb4cdbc8df274ea4c59687b9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jangwahyu</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
